5 Biaya Siluman RAB Saluran U-Ditch Kawasan Industri
Bagi seorang estimator pemula, menghitung RAB saluran U-Ditch sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang paling sederhana. Logikanya, Anda hanya perlu mengecek pricelist dari pabrik beton precast, lalu mengalikannya dengan panjang meter lari saluran. Selesai? Tentu tidak.
Di lapangan, realitanya jauh lebih brutal. Mengandalkan perhitungan murni material precast adalah resep pasti menuju kerugian (boncos), terutama ketika mengerjakan infrastruktur di kawasan industri yang memiliki lalu lintas berat dan kondisi tanah yang kompleks.
Dalam praktik nyata di CV NK UTAMA, khususnya saat menangani proyek skala besar seperti Perencanaan infrastruktur outlet drainase selatan dikawasan industri PIER II PASURUAN, kompleksitas pekerjaan saluran menuntut perhitungan operasional lapangan yang sangat ketat.
Mari kita bedah 5 “biaya siluman” yang sering menjebak estimator dalam penyusunan RAB U-Ditch.
1. Dewatering dan Manajemen Air (Kondisi Outlet)
Pekerjaan saluran drainase, khususnya di sisi hilir atau outlet muara pembuangan, dipastikan akan berhadapan dengan genangan muka air tanah yang tinggi atau aliran air hujan tak terduga.
Kesalahan Estimator: Luput memasukkan biaya operasional Dewatering.
Solusi RAB: Anda wajib mengalokasikan anggaran untuk sewa pompa air listrik atau diesel, bahan bakar (solar), operator yang berjaga 24 jam, serta pembuatan kisdam (tanggul sementara). Tanpa dewatering yang memadai, galian dan lantai kerja akan hancur menjadi lumpur, menghentikan seluruh progres pekerjaan.
2. Mutu Lantai Kerja Beton (Bedding)
U-Ditch beton yang berat membutuhkan dudukan atau bedding yang sangat solid agar tidak mengalami settlement (amblas) seiring berjalannya waktu.
Mengandalkan urugan pasir biasa sangat tidak disarankan untuk drainase kawasan industri dengan tanah dasar yang rawan labil. Wajib ada lantai kerja beton (lean concrete) setebal 5-10 cm.
Trik Estimasi: Pastikan Anda sudah mengunci harga suplai material sejak fase tender. Memiliki surat dukungan material (support letter) dari pemasok ready-mix yang andal di sekitar lokasi proyek, seperti PT. Merak Jaya Beton, akan mengamankan harga RAB Anda dari fluktuasi pasar dan menjamin kelancaran logistik pengecoran lantai kerja.
3. Manuver Alat Berat (Lifting & Erection)
U-Ditch berukuran besar (misalnya dimensi $100 \times 100 \text{ cm}$ ke atas) memiliki berat yang bisa mencapai 1 hingga 2 ton per unit (panjang 1.2 meter).
Melakukan instalasi secara manual menggunakan tenaga manusia adalah hal yang mustahil dan melanggar standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
- Pos Biaya yang Wajib Ada: Sewa alat berat seperti Mobile Crane atau Excavator khusus untuk lifting.
- Hidden Cost: Jangan lupakan biaya mobilisasi dan demobilisasi (mob-demob) alat berat tersebut, serta biaya langsir jika truk trailer precast tidak bisa masuk langsung ke titik galian karena akses jalan yang sempit.
4. Disposal Tanah Sisa Galian (The Giant Waste)
Ini adalah jebakan RAB yang paling mematikan bagi kontraktor infrastruktur. Volume galian untuk saluran U-Ditch sangatlah masif. Menggali saluran berdimensi $1 \times 1 \text{ meter}$ sepanjang 500 meter akan menghasilkan ratusan kubik tanah sisa galian.
Di lingkungan kawasan industri yang tertib, tanah sisa ini tidak bisa dibiarkan menumpuk berbulan-bulan di bahu jalan.
Anda wajib menghitung:
- Biaya sewa Dump Truck.
- Alat muat (loading excavator).
- Retribusi pembuangan ke dumping area di luar lokasi proyek.
Jika pos pembuangan tanah (disposal) ini terlewat, profit proyek Anda akan habis hanya untuk menyewa truk pembuang tanah.
5. Pekerjaan Jointing dan Grouting Mortar
U-Ditch dipasang segmen demi segmen. Celah atau nat antar segmen ini harus diisi dan disegel dengan sempurna. Jika dibiarkan terbuka, air akan bocor keluar dari saluran dan menggerus tanah di samping atau di bawah U-Ditch (piping effect), yang pada akhirnya membuat saluran amblas.
Gunakan mortar kedap air (grouting) pada setiap sambungannya. Item pekerjaan ini secara satuan memang terlihat murah. Namun, jika panjang saluran mencapai hitungan kilometer, akumulasi biaya grouting ini menjadi sangat signifikan di dalam RAB dan wajib diperhitungkan secara presisi.
Kesimpulan
Menyusun RAB saluran U-Ditch yang presisi adalah seni menggabungkan pemahaman hidrologi lapangan, kekuatan manajemen logistik, dan strategi manuver alat berat. Jangan pernah terjebak pada perang harga murah di material precast pabrikan, namun hancur lebur di biaya operasional lapangan.
Sebagai estimator profesional, tugas Anda adalah memproyeksikan eksekusi (Count the execution), bukan sekadar menghitung harga material.